WHAT TIME IS IT? (JAKARTA)

Friday, April 9, 2010

LAPORAN AKHIR MINGGU 2, 2KA12

LAPORAN AKHIR
LA1:
OUTPUT :
LA2:
OUTPUTNYA:
LA4:
OUTPUTNYA :

Monday, April 5, 2010

differents between spoof text and recount text.

Recount texy is :
Definition of Recount
Recount is a text which retells events or experiences in the past. Its purpose is either to inform or to entertain the audience. There is no complication among the participants and that differentiates from narrative

Generic Structure of Recount
1. Orientation: Introducing the participants, place and time
2. Events: Describing series of event that happened in the past
3. Reorientation: It is optional. Stating personal comment of the writer to the story

Language Feature of Recount
• Introducing personal participant; I, my group, etc
• Using chronological connection; then, first, etc
• Using linking verb; was, were, saw, heard, etc
• Using action verb; look, go, change, etc
• Using simple past tense


Spoof Text is :
Definition and Social Function of Spoof
Spoof is a text which tells factual story, happened in the past time with unpredictable and funny ending. Its social function is to entertain and share the story.

Generic Structure of Spoof
1. Orientation
2. Events
3. Twist

Language Feature of Spoof
1. Focusing on people, animals or certain things
2. Using action verb; ate, ran, etc
3. Using adverb of time and place
4. Told in chronological order


Reading spoof and recount text will arouse the convenience. Both spoof and recount genre explore the informative fact for the past experience. In literary term, experience can be factual or imaginative, objective or subjective. Both spoof and recount focus on series of event which happened.
However for functional view, recount text emphasizes in detailed information of the events. It reveals the series of events in chronological order based on time or place. In the other hand, spoof text tends to project the amusement of reading. Spoof text uses tricky plot to drive readers to certain view and sooner brings the reader to the opposite point. This trick will result amusement of reading.
Clearly the different flow plots used by spoof and recount are seen at the applied generic structure. For the first stages, both spoof and recount have similarity. Both introduce the participants of the story and, orientate the main event and set the time and place. After that both spoof and recount text expose the following events in detail. The last phase is what makes them different. Recount text will summarize the introduction and closed with the writer's subjective feeling concerning the events. Meanwhile spoof text will end the story with what we call TWIST. It is the unpredictable thing. Reader has expected certain point in the ending on the contrary hand the story itself moves to another unexpected ending.


sumber : understandingtext.blogspot.com

any kind of QUOTES

# some people are too busy dreaming till they forget to try to make it true.
# pain is a mentor. Realization is lesson. But, how canit be applied, when you still love the person?
# lend a helping hand to a men that dont got it, when he got it, he’ll lend you two
# friendship is one of many forms of love, thats why friendship sometimes change into real love.
# womens are like the police, they can have all the evidences in the world, but they still want the confession.
# if God had wanted your yesterday to be perfect, he doesnt need to create today
# losing yourself in the process of loving someone is the most painfull thing

Karakter Pemain PRISON BREAK ALL SEASON

Berikut ini adalah beberapa karakter utama dalam serial Prison Break. Untuk daftar lengkapnya dapat dilihat di Daftar karakter Prison Break. Dari tokoh-tokoh ini, hanya dua karakter protagonis, Lincoln Burrows dan Michael Scofield, yang muncul di setiap episode selama 4 season.

* Wentworth Miller sebagai Michael Scofield (Season 1–4): Michael adalah adik Lincoln yang bekerja sebagai insinyur sebelum mendedikasikan seluruh waktunya untuk membebaskan Lincoln. Michael membuat rencana matang untuk melarikan diri bersama kakakknya dari penjara Fox River. Satu minggu sebelum produksi dimulai, Miller melakukan audisi untuk peran ini dan membuat Scheuring terkesan; ia ditunjuk untuk memerankan Michael Scofield pada hari berikutnya.[3]
* Dominic Purcell sebagai Lincoln Burrows (Season 1–4): Lincoln dijebak untuk pembunuhan Terence Steadman, adik wakil presiden Amerika kala itu. Purcell terpilih tiga hari sebelum produksi. [3] Purcell melakukan audisi ketika ia masih menjalankan peran sebagai Tommy Ravetto dalam serial North Shore. Sejak berperan dalam serial John Doe, Purcell telah memiliki hubungan baik dengan Fox. Meski demikian, saat ia melakukan audisi untuk episode pertama, Scheuring tidak terkesan karena potongan rambut dan warna kulit Purcell yang gelap. Namun, akting Purcell akhirnya mengantarkan ia mendapatkan peran ini. Purcell tiba di lokasi pada hari pertama syuting dengan kepala plontos, yang mengejutkan Scheuring karena kemiripan antara dua orang pemeran utama serial ini.[4]
* Robin Tunney sebagai Veronica Donovan (Season 1–2): Veronica adalah pengacara yang juga teman masa kecil Michael dan Lincoln yang membantu kakak beradik ini mengungkapkan konspirasi dalam kasus Lincoln.
* Marshall Allman sebagai Lincoln "L. J." Burrows Jr. (Season 1–4): L. J. adalah putra Lincoln yang telah beranjak remaja dan sangat terpengaruh akan hukuman mati yang menimpa ayahnya. Ia terpaksa bersembunyi setelah menjadi target orang-orang yang menginginkan kematian Lincoln.
* Amaury Nolasco sebagai Fernando Sucre (Season 1–4): Sucre menjalin persahabatan dengan Michael sejak mereka menjadi teman satu sel di penjara Fox River. Cerita dari karakter ini memfokuskan pada keinginannya untuk bersatu lagi dengan kekasihnya, Maricruz. Ketika menerima naskah untuk episode pilot, yang pertama terlintas dalam pikiran Nolasco adalah ini merupakan "salah satu episode pilot gagal yang tidak diinginkan oleh stasiun televisi" karena hampir semua episode pilot untuk serial lain sudah mulai diproduksi pada saat itu. Mengakui bahwa ia tidak suka membaca, Nolasco terkesan karena ternyata ceritanya tidak mudah ditebak. Setelah audisi terakhirnya, Paul Scheuring mengatakan bahwa ia adalah pilihan utama dan akhirnya mendapatkan peran ini.[5]
* Robert Knepper sebagai Theodore "T-Bag" Bagwell (Season 1–4): T-Bag muncul di semua season sebagai psikopat yang sadis, kasar dan manipulatif. T-Bag tidak akan berhenti sampai mendapatkan apa yang ia inginkan dan tidak segan melakukan apa saja pada mereka yang menghalanginya.
* Peter Stormare sebagai John Abruzzi (Season 1-2): Perannya sebagai bos mafia Chicago, Abruzzi menjadi figur yang disegani di penjara Fox River. Ia setuju menyediakan pesawat untuk pelarian Michael asalkan Michael memberitahukan lokasi saksi mata kejahatannya, Otto Fibonacci. Ia muncul di paruh pertama season 1 dan muncul beberapa kali di akhir season dan awal season 2.
* Rockmond Dunbar sebagai Benjamin Miles "C-Note" Franklin (Season 1–2, 4): Demi menemui keluarganya, C-Note memeras Michael di Fox River agar bisa bergabung dengan tim yang hendak melarikan diri.
* Wade Williams sebagai Brad Bellick (Season 1–4): Muncul di semua season, Bellick pada awalnya adalah pimpinan penjaga penjara Fox River. Setelah membaca naskah episode pilot, Williams sebenarnya tidak ingin memerankan Bellick karena karaternya "kejam dan keji". Apalagi ia adalah ayah dari anak yang berumur empat tahun. Namun, manajernya membujuk Williams untuk ikut audisi dan akhirnya ia pun mendapatkan peran sebagai Bellick.[5]
* Sarah Wayne Callies sebagai Sara Tancredi (Season 1–2, 4): Sara adalah dokter yang bekerja di penjara Fox River dan putri dari Gubernur Frank Tancredi, yang berhubungan dengan orang-orang yang menjebak Lincoln. Sara jatuh cinta pada Michael dan membantu pelariannya. Callies adalah aktris pertama yang dilhat produser pada audisi untuk peran Sara Tancredi dan juga menjadi pemeran pertama yang terpilih dalam jajaran kasting.[3][6]
* Paul Adelstein sebagai Paul Kellerman (Season 1–2, 4): Kellerman pada awalnya adalah agen rahasia yang bekerja untuk Wakil Presiden dan tugasnya adalah memastikan bahwa eksekusi Lincoln Burrows berjalan lancar. Kemudian, karakternya berubah dari musuh dan menjadi sekutu bagi Michael dan Lincoln.
* William Fichtner sebagai Alexander Mahone (Season 2–4): Sebagai agen FBI, tugas Mahone adalah menemukan para pelarian. Secara intelektual, Mahone sangat mirip dengan Michael dan latar belakangnya mulai terkuak seiring berjalannya serial ini. Di season ketiga Mahone dipenjara di Sona dengan Michael dan terus menjadi sekutunya sampai season terakhir.
* Chris Vance sebagai James Whistler (Season 3-4): Whistler dipenjara di Sona karena membunuh putra Walikota. Ia menjadi salah satu karakter utama di season tiga dan muncul di awal season empat.
* Robert Wisdom sebagai Norman "Lechero" St. John (Season 3): Muncul sebagai salah satu karakter utama di season 3, Lechero adalah narapidana yang menguasai Sona dan seorang gembong narkoba Panama.
* Danay Garcia sebagai Sofia Lugo (Season 3-4): Sofia pada awal season 3 adalah kekasih Whistler. Hubungannya dengan Lincoln mulai terlihat pada paruh akhir season 3. Dan pada awal season 4 ia mulai berkencan dengan Lincoln Burrows.
* Jodi Lyn O'Keefe sebagai Gretchen Morgan (Season 3–4): Mulanya ia adalah "Susan B. Anthony". Gretchen adalah agen Company yang ditugaskan untuk membebaskan James Whistler.
* Michael Rapaport sebagai Donald Self (Season 4): Muncul di season 4, Self adalah Agen Keamanan Negara yang membentuk tim untuk menghancurkan Company.

Sinopsis PRISON BREAAAK :)

Season 1

Season pertama menceritakan tentang pembebasan Lincoln Burrows (Dominic Purcell), yang menghadapi hukuman mati dengan tuduhan membunuh Terrence Steadman (Jeff Perry), saudara kandung wakil presiden Amerika. Lincoln ditahan di penjara Fox River State sembari menunggu eksekusinya. Adik Lincoln, seorang insinyur jenius, Michael Scofield (Wentworth Miller), percaya bahwa Lincoln tidak bersalah dan membuat sebuah rencana pelarian. Unutk mendapatkan akses penuh ke penjara Fox Riverm Michael melakukan perampokan dan membiarkan dirinya tertangkap. Di Fox River, Michael berteman dengan dokter penjara Sara Tancredi (Sarah Wayne Callies) dan berpura-pura mengidap diabetes tipe 1 supaya ia mendapatkan akses harian ke klinik. Perjuangan Linc dan Michael juga dibantu oleh sahabat mereka Veronica Donovan (Robin Tunney), seorang pengacara yang menyelidiki konspirasi apa yang menjebloskan Linc ke dalam penjara. Namun, sepak terjang mereka selalu dibayangi agen The Company. Company adalah organisasi yang menjebak Lincoln, dan mereka melakukan ini karena ayah Lincoln, Aldo Burrows, yang dulunya bekerja untuk Company. Lincoln dan Michael, bersama enam narapidana lainnya, Fernando Sucre (Amaury Nolasco), Theodore "T-Bag" Bagwell (Robert Knepper), Benjamin Miles "C-Note" Franklin (Rockmond Dunbar), David "Tweener" Apolskis (Lane Garrison), John Abruzzi (Peter Stormare), and Charles "Haywire" Patoshik (Silas Weir Mitchell), yang kemudian dikenal dengan sebutan Fox River Eight, berhasil melarikan diri dari Fox River di episode akhir season 1.
[sunting] Season 2
!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Prison Break (season 2)

Season kedua bermula delapan jam sejak pelarian. Fox River Eight berpisah dan memulai perjalanan masing-masing dengan pihak berwajib yang terus membayangi mereka. Brad Bellick (Wade Williams) dipecat dari Fox River dan mengejar mereka untuk mendapatkan hadiah uang. Beberapa narapidana bertemu kembali untuk mendapatkan sejumlah besar uang hasil rampokan narapidana lain yang dikubur di suatu tempat. Agen Federal Alexander Mahone (William Fichtner) diberi tugas untuk melacak dan menangkap kedelapan narapidana, namun ternyata ia juga bekerja untuk Company, yang menginginkan kedelapan orang tersebut mati. Ketika Sara mendapati ayahnya, Gubernur Frank Tancredi, meninggal, ia bertemu Michael, dan tetap bersama mereka sementara Michael dan Lincoln berusaha membuktikan keterlibatan sang Presiden dengan Company. Untuk memastikan keselamatan kakak-beradik itu, Sara membiarkan dirinya tertangkap dan menghadapi persidangan. Dalam persidangan tersebut, kesaksian mantan agen rahasia Paul Kellerman (Paul Adelstein)-yang tadinya bekerja untuk sang Presiden (yang dikontrol Company)- membebaskan Lincoln dan Sara. Beberapa dari Fox River Eight terbunuh atau tertangkap, tetapi Linc dan Michael berhasil sampai ke Panama. Namun kemudian Michael, T-Bag, Mahone, dan Bellick ditangkap pihak berwajib Panama dan dipenjara di Sona.
[sunting] Season 3
!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Prison Break (season 3)

Season ketiga bercerita tentang Michael di Sona dan Lincoln yang ada di luar, yaitu di Panama. Sona dalah penjara yang dikuasai oleh narapidana dan dijaga hanya dari luar sejak kerusuhan yang terjadi setahun sebelumnya. Lincoln segera dikontak oleh Susan alias Gretchen Morgan (agen Company yang bertanggung jawab atas kegiatan di Panama) yang menculik anaknya LJ (Marshall Allman) dan Sara Tancredi (Sarah Wayne Callies), wanita yang dicintai Michael. Gretchen mengatakan pada Lincoln bahwa Company menginginkan Scofield membebaskan James Whistler (Chris Vance) dari Sona. Episode selanjutnya mengisahkan tentang bagaimana Michael dan Whistler mencoba membuat rencana pelarian di bawah tekanan penjara yang sangat berbeda dari Fox River. sementara itu Lincoln juga berusaha membuat kesepakatan dengan Gretchen Morgan (Jodi Lyn O'Keefe). Sucre mendapatkan pekerjaan di Sona untuk membantu Michael dalam menjalankan rencana pelariannya. Ketika Lincoln berusaha membebaskan Sara dan LJ, Gretchen mengirimkan potongan kepala Sara sebagai peringatan. Di akhir season, Michael dan Whistler berhasil keluar bersama Mahone, an narapidana lain McGrady tertinggal, juga T-Bag dan Bellick. Identitas Sucre terungkap oleh salah satu penjaga penjara dan ia dipenjara di Sona sesaat setelah pelarian Michael. LJ dan Sofia (yang ditangkap sebagai jaminan) ditukar untuk Whistler, dan Michael hendak membalas dendam atas kematian Sara.
[sunting] Season 4
!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Prison Break (season 4)

Plot utama season keempat adalah tentang tim yang direkrut oleh Agen Keamanan Nasional (Homeland Security), Don Self (Michael Rapaport) untuk mendapatkan Scylla. Meski pada awalnya tim tersebut yakin bahwa Scylla adalah "buku hitam" Company, kemudian terungkap bahwa Scylla memuat informasi tentang sumber energi yang dapat diperbaharui. Paruh pertama season keempat, tim ini berhasil mendapatkan kartu untuk mengakses Scylla dan menerobos ke markas Company. Sara teryata masih hidup, Bellick terbunuh dan Self ternyata agen ganda dan menjual Scylla ke penawar tertinggi. Meski enggan, Lincoln memutuskan untuk membantu Company untuk mendapatkan Scylla kembali, sementara Michael didiagnosis menderita semacam kanker otak. Ia dirawat dan dioperasi oleh Company. Kemudian ia mengetahui bahwa ibunya, Christina, masih hidup dan menjadi agen Company, yang juga memburu Scylla untuk menjualnya ke penawar tertinggi. Season ini berakhir dengan diserahkannya Scylla ke pihak berwenang, Jenderal Krantz dan Company dijatuhkan, Christina terbunuh, dan nama mereka semua dibersihkan. Dalam dua episode terakhir, yang menceritakan apa yang terjadi selama empat tahun berselang yang ada di episode terakhir, menjelaskan bagaimana Sara ditahan di penjara Miami dan bagaimana Michael berusaha membebaskan Sara sebelum suruhan Jenderal Krantz (yang melibatkan T-Bag dan Gretchen) membunuhnya.

HUKUM PENAWARAN DAN PERMINTAAN!

Pengertian Permintaan dan Penawaran, Hukum & Faktor Yang Mempengaruhi
Mon, 05/10/2009 - 12:05am — godam64

Dalam ekonomi terdapat permintaan (demand) dan penawaran (supply) yang saling bertemu dan membentuk satu titik pertemuan dalam satuan harga dan kuantitas (jumlah barang). Setiap transaksi perdagangan pasti ada permintaan, penawaran, harga dan kuantitas yang saling mempengaruhi satu sama lain.

A. Pengertian/Arti Definisi Permintaan dan Penawaran

Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu. Sedangkan pengertian penawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu.

Contoh permintaan adalah di pasar kebayoran lama yang bertindak sebagai permintaan adalah pembeli sedangkan penjual sebagai penawaran. Ketika terjadi transaksi antara pembeli dan penjual maka keduanya akan sepakat terjadi transaksi pada harga tertentu yang mungkin hasil dari tawar-menawar yang alot.

B. Hukum Permintaan dan Hukum Penawaran

Jika semua asumsi diabaikan (ceteris paribus) : Jika harga semakin murah maka permintaan atau pembeli akan semakin banyak dan sebaliknya. Jika harga semakin rendah/murah maka penawaran akan semakin sedikit dan sebaliknya.

Semua terjadi karena semua ingin mencari kepuasan (keuntungan) sebesar-besarnya dari harga yang ada. Apabila harga terlalu tinggi maka pembeli mungkin akan membeli sedikit karena uang yang dimiliki terbatas, namun bagi penjual dengan tingginya harga ia akan mencoba memperbanyak barang yang dijual atau diproduksi agar keuntungan yang didapat semakin besar. Harga yang tinggi juga bisa menyebabkan konsumen/pembeli akan mencari produk lain sebagai pengganti barang yang harganya mahal.

C. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Permintaan (Demand)

1. Perilaku konsumen / selera konsumen
Saat ini handphone blackberry sedang trend dan banyak yang beli, tetapi beberapa tahun mendatang mungkin blackberry sudah dianggap kuno.

2. Ketersediaan dan harga barang sejenis pengganti dan pelengkap
Jika roti tawar tidak ada atau harganya sangat mahal maka meises, selai dan margarin akan turun permintaannya.

3. Pendapatan/penghasilan konsumen
Orang yang punya gaji dan tunjangan besar dia dapat membeli banyak barang yang dia inginkan, tetapi jika pendapatannya rendah maka seseorang mungkin akan mengirit pemakaian barang yang dibelinya agar jarang beli.

4. Perkiraan harga di masa depan
Barang yang harganya diperkirakan akan naik, maka orang akan menimbun atau membeli ketika harganya masih rendah misalnya seperti bbm/bensin.

5. Banyaknya/intensitas kebutuhan konsumen
Ketika flu burung dan flu babi sedang menggila, produk masker pelindung akan sangat laris. Pada bulan puasa (ramadhan) permintaan belewah, timun suri, cincau, sirup, es batu, kurma, dan lain sebagainya akan sangat tinggi dibandingkan bulan lainnya.

D. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Penawaran (Suply)

1. Biaya produksi dan teknologi yang digunakan
Jika biaya pembuatan/produksi suatu produk sangat tinggi maka produsen akan membuat produk lebih sedikit dengan harga jual yang mahal karena takut tidak mampu bersaing dengan produk sejenis dan produk tidak laku terjual. Dengan adanya teknologi canggih bisa menyebabkan pemangkasan biaya produksi sehingga memicu penurunan harga.

2. Tujuan Perusahaan
Perusahaan yang bertujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya (profit oriented) akan menjual produknya dengan marjin keuntungan yang besar sehingga harga jual jadi tinggi. Jika perusahaan ingin produknya laris dan menguasai pasar maka perusahaan menetapkan harga yang rendah dengan tingkat keuntungan yang rendah sehingga harga jual akan rendah untuk menarik minat konsumen.

3. Pajak
Pajak yang naik akan menyebabkan harga jual jadi lebih tinggi sehingga perusahan menawarkan lebih sedikit produk akibat permintaan konsumen yang turun.

4. Ketersediaan dan harga barang pengganti/pelengkap
Jika ada produk pesaing sejenis di pasar dengan harga yang murah maka konsumen akan ada yang beralih ke produk yang lebih murah sehingga terjadi penurunan permintaan, akhirnya penawaran pun dikurangi.

5. Prediksi / perkiraan harga di masa depan
Ketika harga jual akan naik di masa mendatang perusahaan akan mempersiapkan diri dengan memperbanyak output produksi dengan harapan bisa menawarkan/menjual lebih banyak ketika harga naik akibat berbagai faktor.

Wednesday, February 10, 2010

TOU 2 : "ASPEK TEKNOLOGI DAN KEAMANAN DALAM INTERNET BANKING".

Dunia Perbankan tidak berbeda dengan industri lainnya dimana teknologi Internet
mulai menjadi merasuk dan bahkan sebagian sudah menjadi standar de facto.
Internet Banking mulai muncul sebagai salah satu servis dari Bank. Servis ini
mulai menjadi tuntutan dari sebagian nasabah bank, sama halnya dengan servis
ATM dan phone banking. Akan aneh jika sebuah bank tidak memiliki ATM.
Demikian pula tidak lama lagi akan aneh jika sebuah bank tidak memiliki Internet
Banking meskipun jumlah pengguna Internet di Indonesia masih sedikit.
Tuntutan ini datangnya dari nasabah yang menginginkan servis cepat, tersedia
setiap saat (24 jam/hari, 7 hari/minggu), nyaman, dan murah. Hal ini dapat
diberikan oleh layanan Internet Banking. Namun dibalik kemudahan dan
kenyamanan tersebut terdapat aspek keamanan. Dalam sebuah survey oleh Ernst
& Young tentang Information Security diperoleh informasi bahwa 66% responden
mengatakan security dan privacy merupakan penghambat lebih besarnya
penggunaan electronic commerce.
Di lain pihak, apabila sebuah bank tidak melakukan internet banking, maka dia
mengambil resiko untuk tidak berpartisipasi. Internet banking memberikan
beberapa keuntungan yang lebih besar dibandingkan resikonya. Adapun
keuntungan tersebut antara lain:
· Business expansion. Dahulu sebuah bank harus memiliki sebuah kantor cabang
untuk beroperasi di tempat tertentu. Usaha ini memerlukan biaya yang tidak
kecil. Kemudian hal ini dipermudah dengan hanya meletakkan mesin ATM
sehingga dia dapat hadir di tempat tersebut. Kemudian ada phone banking yang
mulai menghilangkan batas fisik dimana nasabah dapat menggunakan telepon
untuk melakukan aktivitas perbankannya. Sekarang ada Internet Banking yang
lebih mempermudah lagi karena menghilangkan batas ruang dan waktu.
Layanan perbankan sebuah bank kecil dapat diakses dari mana saja di seluruh
Indonesia, dan bahkan dari seluruh dunia.
· Customer loyality. Nasabah, khususnya yang sering bergerak (mobile), akan
merasa lebih nyaman untuk melakukan aktivitas perbankannya tanpa harus
membuka account di bank yang berbeda-beda di berbagai tempat. Dia dapat
menggunakan satu bank saja.
1 Materi Seminar Internet Banking di Banking Research and Regulation Directorate, Bank
Indonesia, “Internet Banking: Implementasi & Tantangannya ke Depan”, 13 Agustus 2001.
2 Konsultan security pada PT INDOCISC, peneliti pada Pusat Penelitian Antar Universitas
bidang Mikroelektronika (PPAUME) ITB.
· Revenue and cost improvement. Biaya untuk memberikan layanan perbankan
melalui Internet Banking dapat lebih murah daripada membuka kantor cabang.
· Competitive advantage. Bank yang tidak memiliki mesin ATM akan sukar
berkompetisi dengan bank yang memiliki banyak mesin ATM. Maukah anda
membuka account di bank yang tidak memiliki mesin ATM? Demikian pula
bank yang memiliki Internet Banking akan memiliki keuntungan dibandingkan
dengan bank yang tidak memiliki Internet Banking. Dalam waktu dekat, orang
tidak ingin membuka account di bank yang tidak memiliki fasilitas Internet
Banking.
· New business model. Internet Banking memungkinan adanya bisnis model yang
baru. Layanan perbankan baru dapat diluncurkan melalui web dengan cepat.
Makalah ini akan mengulas aspek teknologi dan keamanan (security) dari Internet
Banking.
Teknologi Internet
Internet secara de facto sudah menjadi landasan untuk melakukan bisnis.
Ada dua makna atau arti dari “Internet”, yaitu teknologinya dan jaringannya.
Teknologi Internet adalah teknologi komunikasi yang berbasis kepada protokol
TCP/IP. Saat ini juga teknologi Internet mencakup penggunaan web browser
sebagai user interface. Sementara itu pengertian Internet sebagai jaringan adalah
Internet sebagai salah satu jaringan komputer yang terbesar di dunia. (Ada
jaringan komputer lain yang bukan Internet, seperti misalnya jaringan privat dari
beberapa perusahaan yang besar.)
Jaringan Internet sendiri pada mulanya hanya dapat digunakan untuk keperluan
akademis (penelitian dan pendidikan). Namun sejak tahun 1995 Internet sudah
boleh dipergunakan untuk keperluan bisnis. Sejak saat itulah Internet mulai
menjadi media komunikasi data yang populer.
Beberapa hal yang menyebabkan jaringan dan teknologi Internet populer sebagai
media komunikasi data
· Cakupannya yang luas (seluruh dunia)
· Implementasinya relatif lebih murah dibandingkan dengan menggunakan
jaringan atau fasilitas lainnya, misalnya menggunakan Value Added Network
(VAN) sendiri. Untuk menjadi bagian dari Internet kita cukup dengan hanya
menghubungkan sistem ke koneksi Internet terdekat, misalnya melalui Internet
Service Provider (ISP). Jika kita menggunakan VAN, maka kita harus
menggelar jaringan sendiri (dan ini cukup mahal).
· Teknologi Internet yang terbuka (open standard) sehingga tidak tergantung
kepada satu vendor tertentu. Implementasi teknologi Internet, TCP/IP, tersedia
di semua platform komputer (Microsoft Windows, Apple, UNIX, Linux, dan lainlainnya).
· Penggunaan web browser mempercepat pengembangan dan peluncuran
(deployment) aplikasi serta mengurangi learning curve dari pengguna. Modal
utama dari seorang pemakai adalah kemampuan menggunakan web browser.
· Teknologi Internet juga memungkinkan konvergensi berbagai aplikasi menjadi
satu. Sebagai contoh, saat ini telah dimungkinkan untuk mengirimkan data,
suara, dan bahkan gambar melalui satu media Internet. Hal ini sering disebut
dengan istilah konvergensi. Implikasinya adalah perusahaan dapat menghemat
biaya dan dapat mengintegrasikan kesemua layanan dalam satu media.
Selain memiliki keuntungan-keuntungan di atas sebetulnya teknologi Internet
memiliki beberapa masalah. Beberapa masalah ini antara lain:
· Sifat aplikasi web yang connectionless. Banyak aplikasi web-based bersifat
connectionless sehingga agak sukar untuk aplikasi-aplikasi yang membutuhkan
sifat connection-oriented seperti aplikasi yang dibutuhkan oleh aplikasi dengan
keamanan tinggi. Biasanya aplikasi yang membutuhkan keamanan melakukan
authentication pada awal sesinya. Kemudian untuk selanjutnya, selama sesi
tersebut, pengguna dapat memberikan perintah sesuai dengan level akses yang
dimilikinya. Aplikasi semacam ini agak sukar (bukannya tidak bisa, namun
lebih sukar) diimplementasikan dalam sistem yang memiliki sifat
connectionless seperti kebanyakan aplikasi web.
· Tingkat keamanan yang dipertanyakan. Salah satu kendala dari layanan
Internet Banking adalah ketidak-percayaan akan amannya layanan ini. Hal ini
berlaku secara umum untuk layanan electronic commerce (e-commerce).
Masalah ini akan dibahas pada bagian terpisah.
Keamanan Internet
Dikarenakan layanan Internet Banking menggunakan Internet sebagai media
komunikasi, maka keamanan dari layanan Internet Banking bergantung kepada
keamananan dari Internet. Pada bagian ini akan dibahas sedikit tentang keamanan
Internet. Penjelasan yang lebih lengkap mengenai topik ini dapat dibaca pada bukubuku
yang tertera di bagian Referensi.
Internet pada mulanya dikembangan di lingkungan akademis (pendidikan dan
penelitan). Teknologi Internet yang digunakan saat ini bergantung kepada sebuah
teknologi yang disebut IP (Internet Protocol) versi 4. IPv4 ini memiliki beberapa
kelemahan ditinjau dari segi keamanan yang sudah diperbaiki di versi 6 (IP v6).
Namun sayangnya IPv6 belum lazim dipergunakan.
Secara umum hubungan antara pengguna Internet dan penyedia layanan Internet
Banking dapat dilihat pada gambar 1. Pengguna terhubung ke Internet melalui
layanan Internet Service Provider (ISP), baik dengan menggunakan modem, DSL,
cable modem, wireless, maupun dengan menggunakan leased line. ISP ini kemudian
terhubung ke Internet melalui network provider (atau upstream). Di sisi penyedia
layanan Internet Banking, terjadi hal yang serupa. Server Internet Banking
terhubung ke Internet melalui ISP atau network provider lainnya. Gambar 1 juga
menunjukkan beberapa potensi lubang keamanan (security hole).
Di sisi pengguna, komputer milik pengguna dapat disusupi virus dan trojan horse
sehingga data-data yang berada di komputer pengguna (seperti nomor PIN, nomor
kartu kredit, dan kunci rahasia lainnya) dapat disadap, diubah, dihapus, dan
dipalsukan. Contoh virus SirCam3 yang beredar saat ini membuktikan bahwa datadata
dari harddisk pengguna dapat tersebar ke seluruh dunia melalui email tanpa
diketahui oleh pengguna yang bersangkutan.
Jalur antara pengguna dan ISP dapat juga di sadap. Sebagai contoh, seorang
pengguna yang menggunakan komputer di lingkungan umum (public facilities)
seperti di Warung Internet (warnet) dapat disadap informasinya oleh sesama
pengguna warnet tersebut (atau pemilik warnet yang tidak bertanggung jawab)
ketika dia mengetikkan data-data rahasia melalui web.
Di sisi ISP, informasi dapat juga disadap dan dipalsukan. Sebagai contoh bila
sistem keamanan dari sang ISP ternyata rentan, dan dia kebobolan, maka mungkin
saja seorang cracker memasang program penyadap (sniffer) yang menyadap atau
mengambil informasi tentang pelanggan ISP tersebut.
3 Virus SirCam mengirimkan file-file dari harddisk tanpa sepengetahuan pemilik komputer
yang terkena virus SirCam ini. Implikasinya adalah data-data rahasia (misal data
pelanggan, business proposal/plan) yang kita simpan dalam komputer dapat bocor.
Di sisi penyedia jasa, dalam hal ini bank yang menyediakan layanan Internet
Banking, ada juga potensi lubang keamanan. Berbagai kasus tentang keamanan
dan institusi finansial sudah dilaporkan. Misalnya, ada kasus di Amerika serikat
dimana seorang cracker berhasil masuk ke sebuah institusi finansial dan
mengambil data-data nasabah dari berbagai bank yang berada dalam naungan
institusi finansial tersebut. Di Indonesia sendiri ada “kasus” domain “plesetan”
klikbca.com yang sempat membuat heboh.
Selain serangan yang bersifat penyadapan masih banyak jenis serangan lain seperti
pemalsuan dan bahkan meniadakan servis (Denial of Service attack). Makalah ini
tidak membahas serangan-serangan tersebut meskipun efek yang ditimbulkan oleh
serangan tersebut cukup dahsyat juga.
Pengamanan
Tulisan di atas mungkin membuat orang menjadi takut dengan layanan Internet
Banking. Pihak nasabah takut accountnya disalahgunakan orang lain. Sementara
itu, pihak bank takut membuat lubang keamanan dari sistem yang sudah
dimilikinya. Lantas harus bagaimana?
Ada usaha pengamanan yang dapat digunakan untuk meningkatkan tingkat
keamanan dan pada saat yang sama meningkatkan kepercayaan (trust) dari
nasabah. Secara teknis sistem dapat diproteksi dengan menggunakan firewall,
Intrusion Detection System (IDS), dan produk cryptography (untuk encryption dan
decryption seperti penggunaan SSL). Selain hal teknis yang tidak kalah pentingnya
adalah usaha untuk meningkatkan awareness (baik dari pihak management,
operator, penyelenggara jasa, sampai ke nasabah), membuat policy (procedure) yang
baik dan mengevaluasi sistem secara berkala.
Pengamanan di atas pada prinsipnya merupakan usaha untuk memenuhi aspek
keamanan seperti authentication, confidentiality / privacy, non-repudiation, dan
availability. (Karena terbatasnya ruang dari makalah ini, pembaca dipersilahkan
membaca buku yang tertera pada bagian referensi.)
Adanya pengamanan ini tidak membuat sistem menjadi 100% aman akan tetapi
dapat membuat sistem dipercaya (trusted). Potensi lubang keamanan dapat
dianggap sebagai resiko. Maka masalah ini dapat diubah menjadi masalah risk
management.
Penutup
Lubang keamanan (security hole) akan selalu ada. Hal ini bisa diamati dari situs
web yang melaporkan adanya lubang keamanan setiap hari!. Namun bisnis tidak
dapat berhenti karena adanya potensi lubang keamanan. Seperti halnya sebuah
rumah, dia akan tetap memiliki pintu dan jendela meskipun pintu dan jendela ini
dapat digunakan oleh pencuri. Yang dapat kita lakukan adalah meningkatkan
tingkat kesulitan untuk masuk dengan menggunakan pengamanan-pengamanan,
seperti menggunakan kunci (dalam kasus rumah), firewal & IDS (dalam kasus
server Internet). Adanya proteksi ini membuat kita dapat hidup dengan lebih baik.
Demikian pula, layanan Internet Banking mudah-mudahan dapat memberikan kenyamanan nasabah dalam melakukan kegiatan perbankannya tanpa
mengorbankan sisi keamanannya.

sumber : google.com, "Aspek Tekhnologi dan Keamanan Internet Banking" oleh Budi Rahardjo .