WHAT TIME IS IT? (JAKARTA)

Wednesday, November 10, 2010

Bahasa Indonesia Baku dan Penggunaannya.

Setiap negara atau suatu wilayah umumnya memiliki bahasa resmi masing-masing yang digunakan oleh rakyatnya. Pengertian bahasa baku adalah bahasa yang menjadi bahasa pokok yang menjadi bahasa standar dan acuan yang digunakan sehari-hari dalam masyarakat. Bahasa baku mencakup pemakaian sehari-hari pada bahasa percakapan lisan maupun bahasa tulisan.
Penggunaan bahasa baku lazim dipakai dalam situasi dan konsidi sebagai berikut di bawah ini :
1. Komunikasi Resmi (Tertulis)
Contoh : Surat-menyurat resmi, pengumuman resmi, undang-undang, peraturan, dan lain-lain.
2. Pembicaraan Formal Di Depan Umum (Lisan)
Contoh : Pidato, ceramah, khotbah, mengajar sekolah, mengajar kuliah, dan lain sebagainya.
3. Wacana Teknis (Tertulis)
Contoh : Karangan ilmiah, skripsi, tesis, buku pelajaran, laporan resmi, dan lain-lain.
4. Pembicaraan Formal (Lisan)
Contoh : Murid kepada guru, bawahan kepada atasan, layanan pelanggan kepada pelanggan, menteri kepada presiden, dsb. Tidak hanya terbatas kepada orang yang dihormati saja karena presiden umumnya berbicara pada rakyat jelata dengan bahasa formal.

Baku - Tidak Baku
apotek - apotik
atlet - atlit
bus -bis
cenderamata - cinderamata
konkret - konkrit-kongkrit
sistem - sistim
telepon - tilpon-telpon
pertanggungjawaban - pertanggung jawaban
utang - hutang
pelanggan - langganan
hakikat - hakekat
kaidah - kaedah
dipersilakan - dipersilahkan
anggota - anggauta

Penggunaan ragam baku
• Surat menyurat antarlembaga
• Laporan keuangan
• Karangan ilmiah
• Lamaran pekerjaan
• Surat keputusan
• Perundangan
• Nota dinas
• Rapat dinas
• Pidato resmi
• Diskusi
• Penyampaian pendidikan
• Dan lain-lain.

Thursday, October 14, 2010

AUTOBAG

          Semakin hari perkembangan dibidang teknologi dan robotika terus terjadi dan tiada habisnya. Manusia terus melakukan inovasi guna terciptanya penemuan yang bermanfaat bagi kehidupan tidak terkecuali dalam ciptaan berupa robot. Berbagai konsep robot terus muncul melalui ide-ide briliant yang coba diwujudkan oleh para pakar dibidangnya. Bahkan tidak jarang konsep konsep tersebut berhasil dikonversi menjadi sebuah robot yang mungkin saja lebih canggih dibanding konsep awalnya.
           Saat ini saya mencoba untuk berimajinasi membuat konsep robot yang saya inginkan. Dalam angan-angan yang muncul, saya ingin mencipta sebuah robot berbentuk tas dimana robot ini memiliki banyak fungsi serta bisa bertransformasi menjadi bentuk lain selain tas. Robot tas ini juga diharapkan tidak mengurangi kenyamanan pengguna tas tersebut.
           AUTOBAG, seperti itu saya menyebut robot ini. Autobag berbentuk seperti tas gendong yang dapat dibawa dengan munah seperti tas lainya. Autobag memiliki fungsi tablet PC. Kenapa saya memilih tablet PC? ini dikarenakan tablet PC sangat efisien dan tidak memakan banyak ruang sehingga memberikan kenyamanan dan fleksebilitas dari autobag ini. Selain itu dibagian atasnya terdapat ruang kecil yang didalamya terdapat benda yang dapat berubah menjadi penutup seperti payung yang dapat dimanfaatkan pengguna dikala panas maupun hujan. Autobag ini juga memiliki pemutar musik dimana untuk mengaktifkan musik ini hanya diperlukan dengan mengucap suatu kata kunci yang di set oleh pemilik tas. Selain itu dengan menggunakan sensor suara robot ini dapat menjalankan perintah sesuai apa yang diinginkan.

Monday, October 4, 2010

Cerita Kesukaan

Dulu sewaktu kecil, sekitar berumur 8 atau 9 tahun, Orang tua saya mengajak saya ke salah satu toko buku besar didaerah jakarta selatan. untuk memupuk hobi membaca kata mereka. Mereka mengizinkan saya memilih dan membeli buku apa saja yang saya suka dengan syarat harus diambil dari Blok Buku Cerita Anak. Dengan rasa senang saya memilih daerah komik untuk mencari novel Doraemon yg saat itu memang menjadi favorit anak anak seumur saya. Namun Ayah saya bilang, " Coba novel dong biar imajinasinya bertambah, seru lho de" . Mendengar pernyataan itu saya berjalan kearan Ceruta Anak, dan saya menemuka novel menarik berjudul PASUKAN MAU TAHU - ENYD BLYTON. Setelah membaca sinopsis cerita yg mengisahkan 5 anak seumurku, Frederick Troteville (Fatty), Lawrence Daykin (Larry), Margareth Daykin (Daisy), Philip Hilton (Pip), Elizabeth Hilton (Beth) mengalami petualangan petualangan menarik.Mereka berlima plus satu anjing Fatty yang namanya Buster, punya musuh abadi, polisi desa yang ngesok kuasa, namanya Pak Goon, julukannya Si Ayo Pergi... konyol banget deh cerita2 di serial ini. Anak2 ini, selain Fatty emang dah temenan lama, trus Fatty tuh termasuk warga baru di desa itu. Awalnya si Fatty ini gak gitu disukai anak2 gara2 dia ngesok, sok jago, sok pinter, meskipun emang pinter... Hehe... tapi gayanya yang sok dewasa dan seneng melebih lebihkan itu yang kadang bikin jengkel anak lain. Tapi toh akhirnya mereka bertemen, bahkan yang awalnya si Larry yang jadi Pemimpin, akhirnya malah Fatty ini yang ditunjuk menggantikan Larry, karena dianggap memang lebih cerdas, ahli mengambil kesimpulan dari satu kejadian, dan jago banget nyamar.

Cerita biasanya dibuka dengan anak2 mo liburan panjang, beberapa dari mereka sekolah di asrama, jadi kalo liburan kayak gini lah baru mereka bisa ngumpul. Ntar biasanya yang dateng belakangan si Fatty ini, anak2 lain rame2 jemput Fatty di stasiun, konyolnya, kadang2 mereka salah ngikutin orang karena menganggap orang itu Fatty yang lagi nyamar buat ngecoh mereka. Kalo Fatty lagi nyamar memang bisa ngecoh sapa aja, terutama Pak Goon, dan kalo Pak Goon dah tertipu, ceritanya bisa bener2 menggelikan.

Ada tokoh lain yang cukup sering muncul di serial ini, yang satu namanya Ern, anak ini gak gitu cerdas, tapi bener2 teman yang luar biasa bagi Pasukan Mau Tahu. Loyalitasnya patut diacungi jempol, padahal dia ponakannya Pak Goon yang jadi musuh mereka. Si Ern ini hobi banget bikin pantun yang macet di tengah jalan, dan biasanya diterusin ma Fatty dengan kelanjutan pantun yang super kocak. Salut buat yang nerjemahin buku2 ini, kok bisa nyari kata2 dalam bahasa Indonesia, dengan irama pantun, tapi konyolnya tetep terbaca, dan sejalan dengan isi cerita. Tokoh kedua adalah Inspektur Jenks (entah pangkat di buku terakhirnya jadi apa, karena di buku ke berapa gitu, si Bapak ini naek pangkat jadi Inspektur Kepala). Tokoh polisi yang satu ini atasannya Pak Goon, dan berteman baik ma anak2, sampai Pak Goonnya jengkel setengah mati. Anak2 juga menyukai si Inspektur karena sifatnya emang bersahabat, tegas, dan pintar, gak kayak Pak Goon. Hehehe.. Kadang heran juga, kalo emang oon dan temperamental kayak gitu kok ya bisa jadi petugas penjaga masyarakat, kalo di Indonesia dibikin cerita dengan tokoh polisi seperti Pak Goon yang begitu dihina dina, kira2 kena protes gak ya, kan menurunkan citra satu organisasi???

Apa lagi yang belum diceritain ya??? O..iya, kalo ditanya, ada gak adegan makan yang menggiurkan khas Enid Blyton??? Jawabnya, tentu aja donk.. Hehehe, meskipun gak sebanyak di Lima Sekawan, tapi jadilah untuk mengenyangkan perut lewat tulisan. Biasanya adegan makan ada di gudang kebun Fatty, tempat mereka biasa bertemu dan membahas kasus2 yang sedang dihadapi. Atau pas jamuan teh di rumah mereka secara bergiliran. Ato pas lagi menyelidik ke satu tempat, biasanya mereka mampir ke kios yang menjual kue2, es krim, ato roti2 hangat yang mengunggah selera.. Hmmmm....
Sekarang aku punya beberapa seri, tapi gak tau aslinya ada berapa judul untuk serial ini. Sejak saat itu aku suka membeli buku ini, namun sampai aku kelas 4 sd. Toko buku itu udah gak mencetak buku Enid Blyton dengan judul Pasukan Mau Tahu. Sampai sekarang pun saya masih berusaha melengkapi kelengkapan novel tersebut.

Monday, June 7, 2010

Menganalisa Pajak dalam Kehidupan Sehari – hari.

Menganalisa Pajak dalam Kehidupan Sehari – hari.
           
Pajak itu adalah iuran rakyat kepada kas negara berdasarkan undang-undang —sehingga dapat dipaksakan— dengan tiada mendapat balas jasa secara langsung. Pajak dipungut penguasa berdasarkan norma-norma hukum untuk menutup biaya produksi barang-barang dan jasa kolektif untuk mencapai kesejahteraan umum.Lembaga Pemerintah yang mengelola perpajakan negara di Indonesia adalah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang merupakan salah satu direktorat jenderal yang ada di bawah naungan Departemen Keuangan Republik Indonesia.
Menurut arti dan definisi dari pajak itu sendiri mari kita analisa fungsi, landasan hukum dan kegunaan pajak itu sendiri bagi kita sebagai warga Negara Indonesia yg wajib membayar pajak.
·        Ciri – Ciri Pajak :
1.     Tidak mendapatkan jasa timbal balik (konraprestasi perseorangan) yang dapat ditunjukkan secara langsung. Misalnya, orang yang taat membayar pajak kendaraan bermotor akan melalui jalan yang sama kualitasnya dengan orang yang tidak membayar pajak kendaraan bermotor.
2.     Pemungutan pajak diperuntukkan bagi keperluan pembiayaan umum pemerintah dalam rangka menjalankan fungsi pemerintahan, baik rutin maupun pembangunan.
3.     Pemungutan pajak dapat dipaksakan. Pajak dapat dipaksakan apabila wajib pajak tidak memenuhi kewajiban perpajakan dan dapat dikenakan sanksi sesuai peraturan perundag-undangan.
4.     Selain fungsi budgeter (anggaran) yaitu fungsi mengisi Kas Negara/Anggaran Negara yang diperlukan untuk menutup pembiayaan penyelenggaraan pemerintahan, pajak juga berfungsi sebagai alat untuk mengatur atau melaksanakan kebijakan negara dalam lapangan ekonomi dan sosial (fungsi mengatur / regulatif).

·        Fungsi Pajak :

Pajak mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan bernegara, khususnya di dalam pelaksanaan pembangunan karena pajak merupakan sumber pendapatan negarauntuk membiayai semua pengeluaran termasuk pengeluaran pembangunan. Berdasarkan hal diatas maka pajak mempunyai beberapa fungsi, yaitu:

1.  Fungsi anggaran (budgetair)
Sebagai sumber pendapatan negara, pajak berfungsi untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran negara. Untuk menjalankan tugas-tugas rutin negara dan melaksanakan pembangunan, negara membutuhkan biaya. Biaya ini dapat diperoleh dari penerimaan pajak. Dewasa ini pajak digunakan untuk pembiayaan rutin seperti belanja pegawai, belanja barang, pemeliharaan, dan lain sebagainya. Untuk pembiayaan pembangunan, uangdikeluarkan dari tabungan pemerintah, yakni penerimaan dalam negeri dikurangi pengeluaran rutin. Tabungan pemerintah ini dari tahun ke tahun harus ditingkatkan sesuai kebutuhan pembiayaan pembangunan yang semakin meningkat dan ini terutama diharapkan dari sektor pajak.
2.  Fungsi mengatur (regulerend)
Pemerintah bisa mengatur pertumbuhan ekonomi melalui kebijaksanaan pajak. Dengan fungsi mengatur, pajak bisa digunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan. Contohnya dalam rangka menggiring penanaman modal, baik dalam negeri maupun luar negeri, diberikan berbagai macam fasilitas keringanan pajak. Dalam rangka melindungi produksi dalam negeri, pemerintah menetapkan bea masuk yang tinggi untuk produk luar negeri.
3.  Fungsi stabilitas
Dengan adanya pajak, pemerintah memiliki dana untuk menjalankan kebijakan yang berhubungan dengan stabilitas harga sehingga inflasi dapat dikendalikan, Hal ini bisa dilakukan antara lain dengan jalan mengatur peredaran uang di masyarakat, pemungutan pajak, penggunaan pajak yang efektif dan efisien.


4.  Fungsi redistribusi pendapatan
Pajak yang sudah dipungut oleh negara akan digunakan untuk membiayai semua kepentingan umum, termasuk juga untuk membiayai pembangunan sehingga dapat membuka kesempatan kerja, yang pada akhirnya akan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.

·        Hukum Yang mengatur Pajak :
Sesuai dengan Pasal 23 UUD 1945 yang berbunyi: "Pajak dan pungutan yang bersifat untuk keperluan negara diatur dengan Undang-Undang", ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan UU tentang pajak, yaitu:
  • Pemungutan pajak yang dilakukan oleh negara yang berdasarkan UU tersebut harus dijamin kelancarannya
  • Jaminan hukum bagi para wajib pajak untuk tidak diperlakukan secara umum
  • Jaminan hukum akan terjaganya kerasahiaan bagi para wajib pajak
Pajak menurut Pasal 1 UU No.28 Tahun 2007 tentang Ketentuan umum dan tata cara perpajakan adalah “kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang Undang, dengan tidak mendapat timbal balik secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.





Thursday, April 15, 2010

Analisa PASAR TRADISIONAL agar menyaingi PASAR MODERN

Analisa Pasar Tradisional agar Menyaingi Pasar Modern

Dijaman yg sekarang sudah semakin maju dan modern ini, dimana diajalankan dengar barang barang gadget elektronik yang semakin pesat kemajuannya, kehadiran pasar tradisional semakin tidak diminati oleh orang kebanyakan. kemudahan, kenyamanan, dan kebersihan pasar modern seperti yg kita kenal dengan supermarket menjadi pilihan banyak konsumen sekarang.
Untuk bisa menyaingi atau kembali diminatinya pasar tradisional dibandingkan dengan pasar modern sekarang banyak hal yang perlu dilakukan baik oleh pemda ataupun oleh pedagangnya itu sendiri. salah satunya kebersihan, kenyamanan, keamanan, dan kerapihan baik dari keadaan, tempat dan pedagang itu sendiri.
Banyak diantara kita yang kurang suka belanja di pasar tradisional karena takut copet dan kotor atau becek.
Sebenarnya, hal-hal seperti itu bisa ditanggulangi atau dicegah oleh pemda yg mengatur pasar ataupun dengan pedaganganya. Kurangnya perhatian pemerintah terhadap pasar tradisional menjadikan -pasar tradisional menjadi kurang diminati. Beberapa pasar tradisional yang sudah direvisi pemerintah dan diatur ulang diberikan tempat yang nyaman pun kurang diminati karena pedagangnya merasa kurang nyamane.
Padahal faktanya belanja di pasar tradisional lebih murah dibandingkan dengan pasar modern. Namun faktor kenyamanan dan keamanan menjadi pilihan utama konsumen memilih pasar modern.
Karena di pasar modern keadaaan lebih bersih dan aman.
Indonesia pada saat ini bisa diukur oleh
maraknya pembangunan pusat perdagangan. Menurut bentuk fisik , pusat
perdagangan dibagi menjadi dua yaitu pasar tradisional dan pusat perbelanjaan
modern. Banyak pusat perbelanjaan modern yang memiliki persamaan fungsi
dengan pasar traditional sehingga menimbulkan persaingan antara pasar
tradisional dengan pusat perbelanjaan modern dan juga menimbulkan modernisasi
dari pasar tradisional ke pusat perbelanjaan modern. Preferensi prioritas faktor
internal, faktor eksternal, faktor bertahan ,dan daya tarik pusat perbelanjaan
modern sehubungan dengan perkembangan pasar tradisional tersebut
menyebabkan pasar tersebut mengalami bertahan, kehancuran, dan modernisasi.
Ketiganya ini dapat menyebabkan sebuah pasar tradisional dapat tetap
mempertahankan konsep dan fisik bangunannya sebagai pasar, modernisasi dari
pasar tradisional ke pusat perbelanjaan modern, dan menyebabkan suatu pasar
tradisional kearah kehancuran. Pasar yang tetap bertahan yaitu Pasar Turi, pasar
yang mengalami modernisasi yaitu Pasar Atum, dan pasar yang mengalami
kehancuran seperti Pasar Wonokromo. Selain itu dalam penelitian ini keberadaan
pengguna ruang komersial menentukan bertahannya sebuah pasar tradisional.
Metode penelitian yaitu, menggunakan deskriptif komparatif. Teknik analisa data
menggunakan riset deskriptif dan uji kendall dengan mengambil 50 responden
yaitu, para pengguna ruang komersial.
Tanggung Jawab Pemerintah
Kondisi pasar tradisional seyogianya harus terus didukung dan dikembangkan. Untuk itu, dalam hal ini pemerintah harusnya mengambil sikap pro (dalam artian mengutamakan kepentingan rakyat di samping kepentingan individu atau kelompok) terhadap rakyat, bukan sebaliknya mengutamakan PMA. Dengan demikian dapat menjaga stabilitas perekonomian rakyat sehingga tidak menjadi ancaman blunder terhadap diri sendiri. Sebab sebagai pemerintah, adalah yang paling berperan dalam menentukan nasib rakyatnya sesuai dengan konstitusi agung kita.
Rakyat tidak pernah akan mengharapkan dan menuntut pada pihak asing untuk menolong. Sebaliknya rakyat selalu menuntut dan berharap pada pemerintahnya sendiri sejauh itu masih mereka percaya. Dan memang itu menjadi tanggung jawab pemerintah untuk mensejahterakan rakyatnya. Oleh karena itu, pemerintah jangan melukai arwah para founding father yang telah memperjuangkan hak-hak rakyat dari segala ketertindasan.
Ketegasan pemerintah dalam mempertimbangkan segala rayuan kapitalis menjadi keharusan mengingat ekonomi kerakyatan kita yang gencar-gencarnya ditumbuhkembangkan. Jangan menjadi bermuka dua, di satu sisi meningkatkan ekonomi rakyat sementara di sisi lain sangat senang dengan rayuan modal asing dengan kepentingan tertentu. Tentu hal ini merupakan sebuah restriksi yang sebaiknya jangan dilakukan penentu kebijakan. Fokus dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan merupakan sebuah terobosan yang amat bijaksana dan lebih bermuatan lokal.
Selain itu, kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah sangat menentukan masa depan rakyatnya sendiri. Hal ini sangat urgen dalam kajian kebijakan yang hendak diturunkan sehingga seminimal mungkin tidak merugikan masyarakat. Maka tanggung jawab pemerintah untuk itu adalah menjadi PR untuk menanggulangi tuntutan warga rakyatnya untuk hidup. Sehingga siapa pun pemerintahnya haruslah menunjukkan kerendahan hati untuk melayani rakyatnya dengan tulus dan memperjuangkan hak-hak rakyatnya.
Bukan tidak mungkin bila suatu saat para pedagang akan berjualan langsung di gedung-gedung pemerintah apabila mereka telah kehilangan mata pencahariannya. Maka mempertaruhkan reputasi dalam tanggung jawab penuh mutlak dipegang. Apa pun jenis kebijakan yang dilakukan pemerintah kesemuanya itu adalah tanggung jawab mereka. Inilah wibawa yang harus dijaga. Jadi, rakyat dalam hal ini tidak menginginkan konstelasi antara penguasa-pengusaha menindas mereka.




Friday, April 9, 2010

LAPORAN AKHIR MINGGU 2, 2KA12

LAPORAN AKHIR
LA1:
OUTPUT :
LA2:
OUTPUTNYA:
LA4:
OUTPUTNYA :

Monday, April 5, 2010

differents between spoof text and recount text.

Recount texy is :
Definition of Recount
Recount is a text which retells events or experiences in the past. Its purpose is either to inform or to entertain the audience. There is no complication among the participants and that differentiates from narrative

Generic Structure of Recount
1. Orientation: Introducing the participants, place and time
2. Events: Describing series of event that happened in the past
3. Reorientation: It is optional. Stating personal comment of the writer to the story

Language Feature of Recount
• Introducing personal participant; I, my group, etc
• Using chronological connection; then, first, etc
• Using linking verb; was, were, saw, heard, etc
• Using action verb; look, go, change, etc
• Using simple past tense


Spoof Text is :
Definition and Social Function of Spoof
Spoof is a text which tells factual story, happened in the past time with unpredictable and funny ending. Its social function is to entertain and share the story.

Generic Structure of Spoof
1. Orientation
2. Events
3. Twist

Language Feature of Spoof
1. Focusing on people, animals or certain things
2. Using action verb; ate, ran, etc
3. Using adverb of time and place
4. Told in chronological order


Reading spoof and recount text will arouse the convenience. Both spoof and recount genre explore the informative fact for the past experience. In literary term, experience can be factual or imaginative, objective or subjective. Both spoof and recount focus on series of event which happened.
However for functional view, recount text emphasizes in detailed information of the events. It reveals the series of events in chronological order based on time or place. In the other hand, spoof text tends to project the amusement of reading. Spoof text uses tricky plot to drive readers to certain view and sooner brings the reader to the opposite point. This trick will result amusement of reading.
Clearly the different flow plots used by spoof and recount are seen at the applied generic structure. For the first stages, both spoof and recount have similarity. Both introduce the participants of the story and, orientate the main event and set the time and place. After that both spoof and recount text expose the following events in detail. The last phase is what makes them different. Recount text will summarize the introduction and closed with the writer's subjective feeling concerning the events. Meanwhile spoof text will end the story with what we call TWIST. It is the unpredictable thing. Reader has expected certain point in the ending on the contrary hand the story itself moves to another unexpected ending.


sumber : understandingtext.blogspot.com